jump to navigation

kata coAss Junior

Reportase Hendro:

Kang Ilhamul Karim & Kang Adimas’03 said:
# Pra-Co-Asst.


- ada kegiatan pra-koas yang berisi kuliah mengenai hal-hal yang harus dipersiapkan menjelang koas. Materinya tentang “general precauion, sistem baru koas (sisem blok), dan jalan-jalan ke lab. Patklin, mengenal lab. Waktunya kurang lebih H-7 dari awal action Co-Asst.

- sekalian dikelompokkan dalam grup2besar yang isinya sekitar 35 orang-an yang nantinya akan dikelompokkan dalam kelmpok2 kecil lagi berisi 5-10 orang per-grup, tergantung jenis bagiannya.bagian besar= 10, bagia kecil= 5 orang. Pengaturan kelompoknya dilakukan oleh P3D, Mo request pengelompokan?? Bias ga ya? Biar bias sekelompok. (*_-) soalnya kelompok besarnya ga akan berubah til the end, tapi kelompok kecil bias rubah, tapi tetep dari kelompok besar. Wilujeng.

- Ternyata mesti disiapkan dana lebih dari 2 jeti untuk administrasi awal koas (termasuk SPP semester pertama).
# Co-Asst.
- aktif 5 hari kerja, Sabtu-Ahad= LIBUR(¿). Tiap harinya mulai dari jam 7 pagi sampe jam 16 sore, ba’da Ashr. Rincian acara tiap harinya adalah setiap jam 7-8 follow-up pasien, menanyakan kabar pasien, hanya control saja. Jam 8-12, kita akan masuk di ruang poliklinik, di sana kita akan memeriksa pasien mulai anamnesa sampai selesai, dalam sesi ini saat kita pro-aktif untuk belajar, maka kita akan mendapat banyak hal. Sekadar tips agar residen mau berbagi ilmu tanpa jutek, sebelum kita bertanya, kita sudah baca dulu tentang materinya. Ba’da Dzhur sampai beres, kita akan bertemu perseptor unuk tutorial.

- Bentuk cara belajar secara resminya ada yang dinamakan BST (Bed Side Teaching), di sini kita akan belajar untuk bertinak kepada pasien langsung, tetapi kegiatan ini masih didasarkan modul yang diberikan dosen. CSS (Clinical Science Session), disini kita akan membahas tentang penyakit-penyakit yang jarang, tetapi tidak ditemukan saat BST, CSS ini dapat dilakukan dengan diskusi. CRS (case Report Session), dalam sesi ini, kita akan memresentasikan “kondisi pasien” mulai dari keluhan hingga follow-up nya.

- Jaga. Jam 16 hingga jam 6.00, inilah jadwal untuk jaga. Tidak setiap hari, terganung bagiannya, contoh: Obgyn, Anak, Dalam = 1x 1minggu, Bedah = 2x 1mgg, saraf = 2x 1mgg. Tidak semua bagian di RSHS mesti jaga hanya 4 besar (Bedah,Anak, Obyn, Dalam), THT, Anestesi,dan Saraf, ditambah Forensik dalam bentuk on call;saa dipangil kapan-di manapun kita harus belajar. Di “jaga” kita bisa belajar banyak haltentang kedokteran, kita coba pro-aktif. Kekompakan angkaan/ grup diuji di sini. Betapa tidak, saat “jaga” tugas-tugas untuk keesokan harinya tetap ada, makanya (biasanya) setelah jam 22-an sudah tidak ada psien, maka kita bisa berganti shift2 dengan teman sekellompok kita untuk istirahat atau mengerjakan tugas.

- Tentang hubungan dengan rekan sejawat, termasuk residen,baiknya kita sudah mepersiapakan materi sebeelum bertanya, supaya nyambung. Jelas, memang setiap orang berbeda, begitu residen, ada yang baik ada juga yang kurang baik. Perawat atau paramedis lain, ya kita lakukan kegiatan keseharian tanpa kaku, tidak menyepelekan.

- Tentang persiapan buku, boleh kita siapkan textbook2 dari sekarang. Namun, alangkah enaknya jika kita siapkan saat kita mau masuk ke bagian tertentu. Banyak buku saku yang bisa dimiliki (bajakannya). Buku2 yang beredar tentang penaalaksanaan, depkes, dll, Ternyata, untuk hal seperti ini bisa jadi kita keluarkan uang sebesar Rp 500.000.

- Memang agak susah saat kita kuliah di RSHS, kita akan beraktivitas kemahasiswaan. Hanya selepas Ashr baru kita bias mengambil bagian dari amanah,itu juga terbatas di DKM Asy-Syifaa’ aau AMP. Namun demikian, kesempatan untuk bersantai ria malah terbuka lebar. Jalan2, nongkrong2, dll masih bisa dilakukan. Walaupun pada awal2 koas masih beradaptasi dengan jadwal yang ada.

- Satu lagi yang tidak ada di Rumah Sakit, tetapi penting pisan, yaitu tempat tingal. Cukup kompleks karena perlu diperhatikan pula tentang makan, nyuci, listrik juga. Ini semua perlu dipersiapkan. Untuk biaya tempat bisa mencapai 5-10 jutaan perorang perkamar, belum makan yang kalau di luar bisa 5-15 ribu sekali makan, makanya disarankan kita bareng2 menyewa rumah plus orang yang mengurusi rumah. Beliau bisa kita minta untuk masak, nyuci, dll. Ternyata lebih murah hitungannya. Oya ada yang lebih murah. Yaitu orang Bandung, “gratis”.

OK, selamat mempersiapkan, sedia payung sebelum hujan, prepare for the battle. Tetep SUMANGEDH!!!!

* * * * *

Reportase M. Reza Mossadeq:

Kang fathul (ketua angkatan koas 2003) said:

Pra koas

Hmm…abis sked.daftar ulang dulu ke program P3D di pasir kaliki, bayar ngisi formulir trus bayar 3 juta.itu stelah di ospek deh(penataran gitu) di kasi info tentang bagian-bagian, terutama tentajng social dan juga cara-cara masuk ruangan OK.

Perlengkapan yang harus kita siapin untuk ko-Ass:

Pas prako ini juga kita harus punya jas ko-Ass(minimal 2), dikoordinir angkatan.. biasanya dibisnisin sih..

Jangan lupa tensi, spygmo juga dah punya, yang ngebetein sekarang handskun n masker harus kita yang nyediain, karena banyak yang pasien yang GAKIN, . Klo bisa dah harus vaksin

KO-Ass:

Buku sakti:

biasanya yang resmi: dikasih tau dosen.

Textbook dan juga buku saku diberitahu dose nada caara gak resmi rangkuman buatan residen)..ati-ati ..jangan ketahuan konsulen karena..ilmunya berdasar empiris…

Tempat fotokopi2

(sejenis Mulya abadi di JAtinangor, ada di Jln. Sederhana,tapi g buat nyimpen master yak.. yang nyimpen master ada kopian khusus, temapt ini agak jauh dari RSHS, di cimbueluit, sebelum UNPAR belok kiri..

Pembagian kelompok:

Awalnya dibagi jadi beberapa kelompok besar,missal: 8 kel besar, kel ini bakal slalu mengarungi kehidupan koass di setiap bagian bersama, nah trus kel.besar dibagi jadi kel kecil, biasa diganti-ganti.. berdasarkan bagian masingg-masing.. bisa aja ktemu angkatan atas di kel. Kecil ini.

Jaga:

Nah yang sering berkuasa kalo jaga mala m ini biasanya resdien tingkat awal, intervensi kebanyakan dilakukan residen tingkat awal koas hanya membantu,nah usahain pas jaga malam ini kta aplikasikan pengetahuan kita semaksimal mngkin,karena jaranng kita dapat kesempatan sebaik ini. Klo bisa mah jangan tidur sayang ilmunya

Istirahat

Kalo mau mah di mesko,ngan jangan heran wae karena banyak orang disana, jd jamaah

Ujian:

Eng-ing-eng

Nah ini kita harus pinter2 ujian (ya iya lah yah)tapi ingat sebaiknya kalo kita ngejelasin ke konsulen ,jangan lupa basic science mirip soca namun bedanya pas koas ini clinical science juga penting

Adan jangan lupa baca. Doa

Tempat makan:

Dalam RS: kafe seruni (ngan rada mahal)

Kantin koprasi deket gedung direktur

Kantin-kantin /warung-warung pinggir RS yang murah meriah

Kegiatan lain:

Tergantung orangnya masing2

Bisa kok yang smabil bisnis,main,ato lain2 survive disini

Comments»

1. dedesdokter - April 9, 2008

assalaamu’alykum
waaah bagus banget sapa yang buat?Terima kasih yah sangat bermanfaat

2. jibe - April 12, 2008

gw ga stuju, isinya monoton abis…
ini mah gak kayak artikel, tapi kayak catetannya pewawancara..
not easy digest read!!
HAHA..
sorry, it’s a truth…
Peace :)

3. diyoth - April 12, 2008

panji, i have to say that you did it rudely.

moreover you laughed after saying things like that.

Don’t you understand manner of commenting??

Sonna oto ko no ko, daremo kirai.
soshite, anta nani o kanggaeru no?
anta sonnani kakkoi te omottano??

anta hontou ni panji?