SicKo
(what it’s all about)
Kalau kamu peduli dengan sistem pembiayaan kesehatan, maka SicKo ini patut dilirik. Film dokumenter yang digarap oleh Michael Moore ini menceritakan berbagai macam pengalaman orang2 (esp. the sickos) dalam “mencicipi” fasilitas kesehatan yang menjalankan sistem asuransi kesehatan di Amerika, Kanada, Inggris, Perancis, dan Kuba. Meskipun judulnya sama2 asuransi kesehatan, tapi penerapannya BEDA banget !!!
Di Amerika, 250 juta penduduknya memiliki asuransi kesehatan, sedangkan 50 juta lainnya tidak. Kenapa begitu? Karena Amerika menganut sistem liberal yang artinya pemerintah tidak campur tangan dalam bidang kesehatan (baca : sistem pembiayaan kesehatan) sehingga warga Amrik bebas memilih untuk ikut berasuransi atau tidak. Nah, oleh karena itu, bermunculanlah HMOs (Health Maintenance Organizations) sebagai penyelenggara asuransi yang orientasi bisnisnya lebih dominan ketimbang orientasi kemanusiaannya sehingga menganut prinsip :
makin sedikit uang yang dikeluarkan untuk menanggung klaim asuransi klien, makin untunglah perusahaan !!!
Karena prinsip inilah, banyak klien yang jadi korban “dirty business” ini. Bukan hanya klien yang sebel, tapi para pekerja HMO itu sendiri juga sudah muak dan merasa bersalah sehingga memutuskan untuk berhenti bekerja bahkan bersedia membeberkan pengalaman mengerikan mereka ketika mereka masih bekerja di HMO itu. Seperti pengalaman dr. Linda Peeno ketika menjadi medical reviewer (peninjau medis — pengambi keputusan yang menentukan disetujui atau tidaknya suatu klaim yang diajukan klien). Beliau mengatakan jika makin banyak klaim yang ditolak, makin besar bonus yang bisa diterima oleh medical reviewer tersebut. (That’s insane !!!-red)
Di Kanada, berlaku sistem pelayanan kesehatan gratis. Gratis tidak selalu identik dengan pelayanan ala kadarnya. Seperti yang dicuplik di film ini, disa dikatakan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan cepat & berkualitas apapun latar belakang pasien. Dokter yang bekerja di Kanada pun bisa berkata dengan bangga bahwa fokus pelayanan mereka adalah demi kebaikan pasien. So that, they can give all their best efforts for the sake of their patients. (How nice… J)
Perjalanan Michael Moore berlanjut ke Inggris yang punya NHS (National Health Service). NHS ini memungkinkan pengunjung yang datang ke RS bisa mendapatkan pelayanan gratis..tis..tis.. Tidak ditemukan loket pembayaran pada RS ! Yang ada hanyalah loket untuk membiayai ongkos transpor bagi pasien yang membutuhkan. Harga obat juga flat : 6.65 poundsterling (setara 10 US$) untuk obat jenis apapun & jumlah berapa pun bagi warga Inggris yang berusia 16-60 tahun dan mampu membayar (kalo gak mampu gak usah). Batas maksimum tinggal pasien rawat inap tidak ada. Kriteria pasien dipulangkan jika pasien sudah sembuh dan punya tempat bernaung. (Jadi, gak ada cerita sedih pasien ditahan atau dikeluarkan dari RS karena gak bisa bayar kayak di Amrik ato Indonesia-red). Asik, ya… !
.
Gimana dengan kesejahteraan dokter? Moore yang penasaran ama kesejahteraan dokter NHS (kalo di sini mirip PNS kali,ya?-red) nanya2 ke sang dokter. Kira2 begini :
Nah, kalo di Perancis, semua juga gratis. Ada pelayanan yang namanya SOS Medecins, layanan yang menyediakan jasa house call doctor. Jadi, kalo ada orang sakit tinggal telepon aja ke line ini, nanti akan ada dokter yang datang ke rumah. Pelayanannya cepat, lho! Ide unik ini muncul dari dr. Marcel Lascar dan sudah berjalan selama lebih dari 40 tahun. Ada juga jasa housekeeper gratis selama 4 jam per hari yang disediakan pemerintah perancis untuk ibu-ibu yang baru melahirkan. So sweet J
Film ini juga mengungkap sisi lain pelayanan kesehatan terhadap tersangka pelaku peristiwa 9/11 (nine/eleven—pengeboman 11 September). Ternyata, mereka yang berada di penjara Guantanamo itu mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bila dibandingkan pahlawan-pahlawan tragedi 9/11 (yaitu sukarelawan yang bekerja di Ground Zero—area pengeboman 9/11). Setelah tahun-tahun berlalu, pahlawan 9/11 ini terkena pneumoconiosis & trauma berat. Tapi, pihak AS tidak cukup berbaik hati unuk menanggung biaya pengobatan pahlawan ini. Sang sutradara yang mempunyai ide unik berniat membawa the SicKos (yang terdiri dari pahlawan 9/11 serta warga AS lainnya yang juga sakit & terabaikan) ke penjara Guantanamo. Ngapain ? Nuntut pelayanan kesehatan yang sama dengan para tahanan itu. Tapi …. ditolak !!!
Akhirnya, terdamparlah mereka di Kuba (Teluk Guantanamo itu deket Kuba). Mereka mencoba mencari bantuan kesehatan di negara Kuba ini yang dianggap sebagai negara ke-3 namun amat peduli dengan permasalah kesehatan. Di sini, obat yang dijual di AS seharga 120 US$ bisa didapat dengan harga 5 sen saja ! Pelayanan & pemeriksaan kesehatan di RS gratis ! Para pahlawan 9/11 yang kesulitan berobat di Amrik bisa berobat di sini, di negara musuh! (musuh AS maksudnya-red)
Kenapa 4 negara tadi bisa menyediakan pelayanan kesehatan cuma-cuma kepada rakyatnya ? Dari mana sumber dananya ? Usut punya usut, ternyata dana itu berasal dari pajak. Negara yang mengelola pajak itu sedemikian rupa sehingga bisa menghasilkan kemaslahatan bagi rakyatnya. Pelayanan kesehatan yang gratis & berkualitas tanpa pandang bulu. Walaupun yang namanya asuransi tetap saja ada unsur bisnisnya, tapi sisi kemanusiaan & bantu-membantu amat menonjol di sini. Mereka tidak egois. Yang berpenghasilan besar rela menyumbang untuk yang berpenghasilan kecil (makin besar penghasilan,makin besar pajak-red). Seperti yang dikatakan oleh Michael Moore : No matter what our differences , we sink or swim together. That’s how it seems to be everywhere else. They take care of each other, no matter what their disagreements…….They live in the world of “WE” not “ME”. We’ll never fix anything until we get that one basic thing right !
Gimana? Setuju ???


Di Kanada, berlaku sistem pelayanan kesehatan gratis. >> Setiap mendengar nama negara itu disebut, hatiku serasa ‘closss’…
Eniwei, kamu lumayan panjang juga yah Qa ngereview nya.. hmmm, di sana sistemnya walau beda2 tp tetep tunggal ika juga ya hasil akhirnya. yah berhubung kita gak boleh bohong (which means gak boleh pura2 pinter juga), i will end this comment with: Someday WE will.
wah, bagus sekali sinopsis-nya..memang kalau di indonesia ada sistem seperti itu sangat bagus berhubung sebagian besar dokter-dokter di negara kita ini masih menjadikan pasien sebagai komoditas..untuk lebih jelas, buka bussines zone..
nice review guys! (again, i cant see the name of the writer ^^)
pengen nonton filmnya!! (belum dapet kesempatan nonton, baru mau ngesave besok hehe)
holla
saya baru nonton ni film tadi sore. wah keren banget filmnya, dari segi konten n penyajiannya.
ternyata amerika benar2 nerapin liberalism to, ga mau nerapin apa namanya sosialism medicine. sedangkan france n UK jg kuba nerapin hal itu. bukankah demokrasi itu dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. seharusnya kalo rakyat amerika mau sosialist med., pemerintahnya harus nerapin hal itu. ya mungkin krn penduduknya mash takut ma governmt.
sy gak setuju kalo NHS tu insurance krn sy msh ragu apa tu msk insurance atw g. bener ni kata dr sharon, UK pake tax jd british bs bebas biaya kes.
tentang kuba jd inget kt dr dadi. nusantara dan kuba brg mulai eradikasi tbc tp kuba dah bebas tb mlh INA yg mash byk tb. Jd kepikiran ama che guevara. dy dokter, kenal baik ma fidel castro..mgkn o/ krn tu governmt negara komunis tu rela jamin kes. n pendidikan.
klo ga salah che jg pernah ke INA deh,mgkn g klamaan jd NHS kita ga sama ama mrk.
ternyata di aussy n kanada tu ada kemiripan dg UK health sys-nya. apa krn mrk commonwealthnya inggris y?gmn dg mal..sia y?
jg pengen tau gmn health sis. negeri arab? bagus g sih?
*pesan abis nonton sicko, jgn tertarik bwt pindah nationality jd can,fr,uk, ato kuba y? inget negri kite!!! urang nyieun lemah cai urang hade pisan!
viva la revolution!!!
sinopsis yang padat untuk sebuah film bermutu..semestinya kita berusaha mencontoh itu karena program pengentasan kemiskinan bukan hanya harus melalui bantuan langsung, tetapi lebih efektif dengan mengurangi jumlah pengeluaran rakyat..
Sama-sama asuransi kok…Kan investasinya mah tetep ada.
Bedanya, sumber premi. Kalo UK pake tax, kalo Amrik pake uang sendiri
No matter what our differences , we sink or swim together. That’s how it seems to be everywhere else. They take care of each other, no matter what their disagreements…….They live in the world of “WE” not “ME”. We’ll never fix anything until we get that one basic thing right !
Sebuah pelajaran yang tidak bisa kita dapatkan dari buku manapun…
Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa manusia itu punya sifat egois, tapi alangkah hebatnya kalau kita bisa menyingkirkan sifat egois kita itu. Melangkah, bekerja, berpikir, dan membangun kehidupan bersama-sama itulah yang terbaik.
WE… not ME.. Yeah.. I’m totally agree with Rizqa !!
Aing Salut lah.. Rizka hebat euy bikin reviewnya.. Urang mah teu bisa.. Hahaha
assalamu’alaikum, bagus sekali tulisannya Qa, mudah2an apa yang bagus yang bisa diterapkan oleh negara lain juga bisa diterapkan di negara kita ya, amin..
Kritis commentnya teman2, apalagi tulisan rizqa amalia ambarwati…panjang men…. Hal pertama yang saya cari dalam film itu adalah kehidupan dokter, sebuah perbandingan dari perbedaan sistem. Alhamdulillah dapat dibuktikan bahwa kehidupan dokter dengan adanya pengaturan asuransi lebih mempunyai tujuan yang jelas. Dalam SEMNAS FK UNPAD di JAtinangor, terdapat konsep dokter keluarga yang mendapat “gaji” lebih ketika dia dapat melakukan tindakan preventif dan usaha kesehatan thd pasien. Saya kira pernyataan tadi hanya dalam negeri mimpi, tapi Wahhhhhhh ternyata ada negara yang berhasil menerapkan hal itu…. Suatu pembuktian akan suatu keajaiban bagai pepatah “rawe-rawe rantas malang-malang putung” rame-rame ke Kanada bareng-bareng untung..?????
>>rame-rame ke Kanada bareng-bareng untung..?????
asiiiiik pada mau ke kanada yaaah??
Assalamulaikum..
Sungguh film yang bekesan dimana menampilkan banyak realitas-realitas dan dinamika kejadian kasus, respon ataupun dampak dalam pembiayaan kesehatan dalam bentuk asuransi kesehatan yang diterapkan baik di amerika,kanada,inggris,perancis dan kuba. dari sini kita bisa mengambil banyak ilmu, mungkin membayangkan bagaimana solusi yg terbaik untuk pembiayaan kesehatan yang dapat di terapkan di indonesia saat ini ataupun mendatang? apakah asuransi kesehatan jawabannya? kalopun iya, sistem asuransi yang bagaimana yang tepat?
Kita liat saja nanti…….. hehehe…
Aku dah nonton.. Ya.. pengen ganti kewarganegaraan.. eh ga deng.. bisa ga ya di Indonesia..Ayo yang pegang pajak.. jangan korupsi..
Desty:
Sicko film yang menarik. yang paling saya sukai adalah sistem asuransi di perancis. bisa ga ya kita seperti itu? biaya kesehatan ditanggung jd kita bisa kerja dengan tenang.
namun saran saya sebaiknya film ini tidak ditonton pada malam hari. karena layarnya tiba2 jadi buram.
bismillah…
Michael Moore…jadi pengen nonton “fahrenheit”-nya…
so far, i thought America is one of the most established country that has no problem in term of “health care”. but, the footage that Michael has shown us just thrown that assumption on my head away…
even though the first part of the movie was somehow can’t be opened in my computer, just by watching the second part (started from “the english doctor”) i get the piture of the entire video clearly in my mind…
“…we just want the same treatment you gave to the prisoner. nothing more, nothing less…”
that part was the best one…it was clearly ’stamped’ in my memories…
“..getting this medicine only for 5 cents…it was like an insult for me…”
says one of the 9/11 heroes.
well…in the end..we all know that we ourselves are not that even better than the american in this issue. but “taking everything is good to our country” just like michael said, is worth of trying…better than just “sighing” and just griefly grumbling about how unfortunate our country are. and for now, good conventional insurance “maybe” the best thing “for now”. From now on let’s do our best…who knows, in next few years pandu will lead us in a established syariah Insurance; adian, reza and panji will lead us in pure and beloved government; tias and
hendro will have a “khitan clinic” that is reachable for the unlucky people; …what? me?…I will be one of the best detective in Indonesia i guess,…or any of you that has so many potential to breed.
For better Indonesia…^_^
“…baldhatun thayyibatuun wa rabbul ghafuur…”
Arigatou Gozaimashita … atas pujian indra
aku belom nonton…