jump to navigation

Menulis itu Indah April 23, 2008

Posted by tiasyana in 1.
trackback

”Reading makes a full man,

conference makes a ready man,

and writing makes an exact man.”

(Francois Bacon; 1561-1626)

Masih ingatkah kita, kapan kita diajari menulis pertama kali? Ataukah kapan kita mulai menulis pertama kali, walau hanya tulisan tak bermakna di tembok kamar sendiri? Saya sendiri lupa, namun saya ingat tembok mana di rumah yang pernah saya tulisi dengan krayon.

Menulis itu indah jika kita bisa membagi ilmu kepada orang lain. Bayangkan jika kuliah dosen dijadikan tulisan! Niscaya tidak hanya mahasiswa yang berada di kelas itu yang mendapat ilmu itu, melainkan semua mahasiswa yang membaca tulisan tersebut.

Menulis itu indah jika kita bisa mendapatkan pahala yang tak pernah putus. Bayangkan jika almarhum Guyton itu muslim! Niscaya dia teraliri pahala yang tak pernah putus karena buku faalnya yang terkenal.

Menulis itu indah jika kita bisa mendapat tambahan uang saku. Bayangkan jika kita menulis kolom di Pikiran Rakyat kita bisa mendapat 450 ribu rupiah. Apalagi jika kita masih mahasiswa Unpad, Pak Rektor akan memberi tambahan lebih banyak dari itu…Wah! Yuk, kita menulis!

(Nb: Pak Rektor menjanjikan seperti itu saat pidato pembukaan Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa 2008 tanggal 22 April 2008 kemarin)

Comments»

No comments yet — be the first.